You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Rano Karno memberikan arahan saat Sarasehan dan Pameran Keselamatan Baterai 2025
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Rano Minta Gulkarmat Siapkan SOP Penanganan Kebakaran Baterai Kendaraan

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno membuka secara resmi kegiatan sarasehan dan pameran pemangku kepentingan keselamatan baterai tahun 2025 di Kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Jalan Zainul Arifin, Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat. 

"Saya berharap kegiatan ini bisa menghasilkan rekomendasi konkrit,"

"Saya berharap kegiatan ini bisa menghasilkan rekomendasi konkrit guna terbentuknya standar nasional dan regional dalam mengahadapi situasi kebakaran baterai," katanya, Selasa (2/11).

Rano menjelaskan, perkembangan kekinian yang banyak memanfaatkan baterai bahkan hingga kendaraan menjadi sebuah tantangan tersendiri. Hal itu seiring dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2023 dan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2022 yang merupakan penegasan arah kebijakan nasional dalam percepatan penggunaan kendaraan listrik untuk udara lebih bersih dan berkelanjutan.

Pembangunan EV Indonesia Center Dimulai November 2025

Ia melanjutkan, perkembangannya terkini masyarakat telah banyak memanfaatkan kendaraan listrik yang menggunakan baterai. Termasuk Transjakarta telah memanfaatkan baterai sebagai penyimpan daya listrik untuk sebagian armada angkutannya.

Rano menyampaikan, Badan Standardisasi Nasional telah membentuk berbagai komite teknis yang membidangi kendaraan listrik, kendaraan dan peralatan pemadam kebakaran serta perencanaan sains bangunan gedung. Langkah tersebut menunjukkan kesiapan regulasi dan keselamatan harus berjalan seiring dengan percepatan adopsi teknologi.

Namun, Rano menegaskan semakin banyaknya penggunaan kendaraan Listrik dan Uninterruptible Power Supply (UPS) membawa tantangan baru dalam aspek keselamatan. Kebakaran pada baterai, baik di jalan raya maupun di dalam ruangan seperti gedung parkir, memiliki karakteristik yang berbeda dengan kebakaran konvensional, karena melibatkan baterai lithium-ion yang berpotensi menimbulkan ledakan dan penyebaran panas yang cepat.

Oleh sebab itu, ia berharap kegiatan bisa menghasilkan rekomendasi standar penanganan atau Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam melakukan pemadaman terhadap kebakaran baterai, khususnya kendaraan listrik. Dalam proses SOP itu keselamatan harus menjadi syarat utama, melibatkan semua pihak dan memperkuat edukasi agar masyarakat resiko ketika mengalami kejadian darurat.

Rano berharap, kegiatan sarasehan yang melibatkan banyak pihak ini juga dapat memperkaya pemahaman sekaligus mendorong terciptanya norma, standar, dan pedoman yang konkret untuk penerapan kondisi darurat di lapangan.

"Di sinilah kita membutuhkan Gulkarmat memiliki tim khusus untuk melakukan penanganan. Tapi perlu dipastikan petugas memiliki pedoman, prosedur, dan standar operasional yang jelas," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye22743 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1825 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1170 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1097 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye891 personFakhrizal Fakhri